Skip to content
Home ยป Mengenal 7 Jenis Atap Kanopi, Mana yang Cocok untuk Rumah Anda?

Mengenal 7 Jenis Atap Kanopi, Mana yang Cocok untuk Rumah Anda?

Sebagian besar dari Anda tentu sudah pernah mendengar tentang atap kanopi. Secara sederhana, atap kanopi merupakan struktur atap yang sifatnya tambahan dan terpisah dengan atap utama. Semakin ke sini, jenis atap kanopi sudah semakin beragam, jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya.

Atap kanopi ini sendiri biasanya sering dipilih oleh mereka yang sedang membangun carport, membuat kolam, dan lain sebagainya. Salah satu alasan utama mengapa atap kanopi semakin disukai adalah karena pemasangannya yang mudah dan cepat.

Nah, bagi Anda yang berencana memasang jenis atap ini, yuk cari tahu dulu beberapa jenis atap kanopi yang paling sering dipakai di bawah ini.

Mengenal Beberapa Jenis Atap Kanopi. Berkualitas dan Mudah Dipasang 

Ketika memasuki sebuah kompleks perumahan, salah satu yang paling sering ditemui adalah penggunaan atap kanopi di bagian depan rumahnya. Penggunaan atap kanopi ini biasanya berguna untuk memberikan ruang tambahan agar bagian dalam rumah tidak terlalu sempit.

Selain sering digunakan pada bagian teras, atap kanopi juga terkadang digunakan buat taman di perumahan jika memang dirasa dibutuhkan. Langsung saja, berikut beberapa jenis atap kanopi yang bisa Anda pilih.

1. Atap Kanopi Polycarbonat 

Atap kanopi polycarbonat, Sumber: canopymembrane.id
Atap kanopi polycarbonat, Sumber: canopymembrane.id

Jenis atap kanopi polycarbonat bisa dikatakan menjadi salah satu jenis yang paling dicari. Hal ini dikarenakan atap ini sudah memiliki fitur anti panas. Tidak hanya itu saja, jenis kanopi ini juga terkenal tahan lama meskipun bobotnya cukup ringan. 

Selain itu, bahan polycarbonat juga terbukti memiliki ketahanan terhadap sinar UV. Jadi, jenis atap kanopi ini sangat cocok digunakan untuk carport di rumah Anda. Jika dilihat dari segi harga, rentang harganya cukup besar sesuai dengan kualitasnya, yakni mulai dari Rp. 200.00an saja untuk satu meter persegi.

2. Atap Kanopi Kaca 

Jenis kanopi kaca, Sumber: bildeco.com
Jenis kanopi kaca, Sumber: bildeco.com

Jenis kanopi selanjutnya yang juga sering digunakan adalah kanopi berbahan kaca. Karakteristik tampilannya yang transparan sering kali membuat siapa saja yang melihatnya merasa terpincut untuk memasangnya di depan rumah. Tidak hanya itu saja, material kaca juga memudahkan cahaya untuk masuk ke bagian bawahnya dengan lebih leluasa. 

Selain membuat pekarangan rumah Anda terlihat lebih terang secara alami, rumah juga akan terlihat lebih elegan. Namun, Anda juga patut mempertimbangkan bahwa jenis atap kanopi ini memiliki risiko rusak dan pecah yang lebih besar.

3. Atap Kanopi Alderon 

Atap kanopi alderon, Sumber: rblas.id
Atap kanopi alderon, Sumber: rblas.id

Jika membahas tentang kanopi, tidak lengkap rasanya jika tidak menyebutkan Alderon. Jenis atap kanopi Alderon sendiri masih menjadi primadona karena kualitasnya yang jempolan. Selain itu, atap kanopi ini lebih lentur sehingga bisa dibentuk sedemikian rupa sesuai dengan kebutuhan. 

Tidak hanya itu saja, jenis atap kanopi ini juga sudah terbukti tahan terhadap jamur, panas, korosi, serangan rayap, dan lain sebagainya. Namun tentu saja, sesuai dengan kualitas dan fitur yang sudah disebutkan tadi, harga atap kanopi satu ini lebih mahal dibandingkan dengan yang lainnya. 

4. Atap Kanopi Spandek  

Jenis kanopi spandek, Sumber: gardens.id
Jenis kanopi spandek, Sumber: gardens.id

Jika Anda mencari jenis atap kanopi yang terjangkau, maka kanopi spandek bisa dijadikan alternatif pilihan. Harga pasaran untuk jenis kanopi ini dimulai dari Rp. 200.000an saja untuk per meter perseginya. Meski cukup terjangkau, namun kualitasnya tetap bisa diandalkan. 

Atap kanopi spandek sendiri terbuat dari campuran seng dan aluminium. Oleh karenanya, salah satu karakteristik dari kanopi ini ialah bobotnya yang cukup ringan. Namun sayangnya, jenis kanopi ini masih belum bisa menahan panas dengan maksimal.

5. Atap Kanopi Fiber 

Atap kanopi fiber, Sumber: bildeco.com
Atap kanopi fiber, Sumber: bildeco.com

Sebagian dari Anda mungkin masih sedikit asing dengan jenis atap kanopi yang satu ini. Atap fiber sendiri terbuat dari serat kaca yang kemudian diperkuat dengan resin. Dengan begitu, atap ini akan tetap kokoh meskipun bobotnya yang cukup ringan. 

Tidak hanya itu saja, jenis kanopi ini juga masih memiliki beberapa kelebihan lainnya. Mulai dari mampu menahan sinar UV, tahan terhadap perubahan cuaca, hingga tidak mudah berkarat. Namun, kanopi ini juga memiliki kekurangan, salah satunya adalah tidak tahan terhadap benturan.

6. Atap Kanopi Membran 

Jenis kanopi membran, Sumber: membranesia.id
Jenis kanopi membran, Sumber: membranesia.id

Jenis atap kanopi selanjutnya adalah atap kanopi membran. Tidak hanya terkenal sebagai kanopi yang modern dan fleksibel, kanopi ini juga terbukti tahan terhadap air dan sinar UV. Karena beberapa fitur unggulannya tadi, banyak yang memilih kanopi ini untuk bagian taman dan juga kolam ikan.

Untuk urusan harga, harganya juga masih cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp. 500.000an saja untuk satu meter perseginya. Bukan yang paling murah memang, namun masih sesuai dengan fitur dan kualitasnya. 

7. Atap Kanopi Onduline 

Atap kanopi onduline, Sumber: es.onduline.com
Atap kanopi onduline, Sumber: es.onduline.com

Sedangkan jenis atap kanopi terakhir yang paling umum digunakan adalah kanopi onduline. Berbeda dengan jenis kanopi yang sudah disebutkan tadi, kanopi ini dibuat dari serat organik yang kemudian diproses dengan bitumen. 

Beberapa kelebihan utama dari kanopi ini adalah sifatnya yang fleksibel sehingga bisa dipasang pada beberapa jenis rangka, tahan terhadap air dan panas, dan sudah cukup kedap suara. Untuk harga, rata-rata harga per meter perseginya mulindari Rp. 300.000an saja.

Nah, itulah beberapa jenis atap kanopi yang paling mudah untuk Anda temukan. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, setiap jenis kanopi memiliki kelebihannya sendiri, jadi Anda tinggal menyesuaikannya saja dengan kebutuhan masing-masing. 

Namun, jika Anda masih merasa ragu, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan vendor professionals yang ada di sekitar Anda. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply